Selama hampir 50 jam tanpa henti, Diptyque menyelenggarakan instalasi unik dengan menyalakan lilin di Palais-Royal, Paris.
Diptyque mengambil alih Cour d’Honneur di Palais-Royal untuk menghadirkan pengalaman multisensori imersif. Terbuka untuk umum, instalasi unik ini mencerminkan kampanye internasional merek tersebut, “Light on, time off.”

Selama hampir 50 jam tanpa henti, Diptyque mengubah Cour d’Honneur di Palais-Royal menjadi tempat suci untuk kontemplasi.
Jenama ini meluncurkan instalasi multisensori yang imersif di mana cahaya, suara, dan aroma menyatu dalam pengalaman puitis, yang diatur sesuai dengan irama nyala lilin ikonisnya.

Dirancang sebagai undangan untuk berhenti sejenak, instalasi ini menawarkan pengunjung tempat peristirahatan dari kebisingan dan hiruk pikuk dunia luar, sebuah momen yang terhenti di jantung lilin itu sendiri. Di tengahnya, film “Light on, time off.” terungkap sebagai karya seni kontemplatif yang disajikan dalam bentuk time-lapse, mengiringi jeda abadi ini.
Terlihat dari siang hingga malam, instalasi ini secara bertahap mengubah Palais-Royal menjadi lanskap cahaya dan pantulan yang hidup. Di dunia yang dibentuk oleh kecepatan, Diptyque menawarkan pengalaman langka akan kelambatan dan kehadiran, di mana waktu seolah berhenti.

Dirancang sebagai manifesto, kampanye “Light on, time off” menangkap pengalaman unik dari lilin Diptyque yang menjadi sebuah momen yang terhenti di luar waktu.
Photo courtesy of Diptyque