Kimi Antonelli Raih Juara Dunia F1, Cetak Sejarah Baru sebagai Juara Termuda
Sebagai pembalap termuda, beberapa orang sering meragukan kapasitas Kimi Antonelli sebagai pembalap Marcedes di ajang F1. Tidak memusingkan hal tersebut, Kimi cetak rekor sebagai juara dunia termuda.
Andrea Kimi Antonelli berhasil mencetak sejarah baru sebagai pemenang juara dunia Formula 1 (F1) termuda. Memulai debutnya pada tahun 2025, Andrea Kimi Antonelli atau biasa dipanggil Kimi pada awalnya mendapatkan kesempatan untuk terjun di dunia F1 ketika Lewis Hamilton hengkang dari Marcedes dan bergabung dengan Ferrari. Mengisi kekosongan Marcedes, Kimi hadir menjadi pembalap Marcedes di F1, mendampingi George Russell.
Perjalanan Kimi di F1 tentu bukan perjalanan yang mudah. Selama masa karirnya, tidak sedikit yang mengatakan bahwa dirinya terlalu muda untuk ada pada posisi tersebut, ditambah performa Kimi yang sempat turun pada musim pertamanya. Namun pria kelahiran 2006 tersebut berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu memboyong prestasi yang tidak tidak kalah dari para pembalap F1 yang telah terjun sebelumnya.
Berangkat dari hal tersebut, ia membuktikan kelayakannya. Pada musim ini, Kimi akhirnya menjadi juara dunia F1 atau yang dikenal pula dengan sebutan World Drivers’ Championship (WDC). Sejarah tersebut akhirnya terukir di Grand Prix Mexico City, ketika Kimi meraih posisi ketiga pada grand prix tersebut, dengan total perolehan poin sebanyak 380 poin.
Kemenangan Kimi tidak hanya membawa kebahagian bagi Marcedes dan keluarganya, karena nyatanya, kemenangan Kimi juga membawa nama Italia kembali bersinar. Setelah 73 tahun, Kimi akhirnya membentangkan bendera Italia di podium F1. Momen tersebut tentu menjadi momen yang mengharukan, karena tidak hanya menjadi yang termuda, Kimi juga mengharumkan nama Italia dalam perjalanan karirnya. Dengan perjuangan, Kimi Antonelli mengukir sejarah tersebut pada usia 20 tahun 68 hari.