Share
Chloé Pamerkan Koleksi Fall/Winter 2025, Rayakan Nuansa Feminin dalam Banyak Lapisan
Putrika Annaya Salsabila
07 March 2025

Feminitas bukan sekadar konsep dalam koleksi Chloé Fall 2025—ia hadir dalam setiap lipatan kain, gerak siluet, dan harmoni antara kekuatan serta kelembutan.


Di musim Fall 2025, narasi tentang perempuan sebagai sosok yang kompleks kembali menggema di panggung mode. Berulang kali, koleksi-koleksi yang ditampilkan mengeksplorasi ide tentang dualitas dan kedalaman, tetapi bagaimana jika konsep ini mulai kehilangan maknanya dan sekadar menjadi frasa yang terlalu umum? Chemena Kamali, melalui koleksi terbarunya untuk Chloé, tidak hanya mengulang gagasan ini—ia mewujudkannya dalam bentuk nyata.

Kamali membingkai feminitas sebagai sesuatu yang dinamis, bukan sebagai konsep statis yang bisa didefinisikan dalam satu identitas saja. Koleksi ini bergerak bebas di antara struktur yang tegas dan kelembutan yang mengalir, menciptakan busana yang tidak hanya mencerminkan perempuan modern tetapi juga mendukung mereka dalam menjalani kehidupan yang terus berubah.

Chloe FW25 1

Alih-alih mendikte apa itu kekuatan, Chloé menawarkan definisi baru tentang power dressing. Tak lagi terpaku pada potongan maskulin yang kaku, koleksi ini merayakan kekuatan dalam fluiditas. Mantel-mantel bersiluet tajam dipadukan dengan rok renda yang mengalir, menciptakan kesan anggun tanpa kehilangan ketegasan. Ini adalah kekuatan yang tidak perlu dibuktikan dengan imitasi, melainkan dengan kepercayaan diri yang alami.

Dalam era di mana "stealth wealth" sering diasosiasikan dengan minimalisme dan garis androgini, Kamali justru menawarkan pendekatan yang lebih bertekstur dan penuh nuansa. Feminitas dalam koleksi ini tidak dikorbankan demi kesederhanaan yang dingin, tetapi justru diperkuat melalui keseimbangan antara keanggunan dan kenyamanan. Lapisan kain yang kaya, detail artistik, dan kehalusan siluet menjadikan koleksi ini lebih dari sekadar tampilan visual—ini adalah pengalaman tekstural yang mendalam.

Kemewahan kini semakin menjauh dari branding mencolok dan beralih ke keunggulan material serta keahlian tangan. Chloé menangkap pergeseran ini dengan aksesori yang bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen integral dalam koleksi. Sabuk berstruktur, sepatu berhak tebal, serta permainan tekstil yang rumit menjadi pernyataan bahwa kemewahan sejati terletak pada detail dan ketelitian.

Chloe FW25 2

Setiap potongan dalam koleksi ini seolah dirancang untuk perempuan yang selalu bergerak. Tidak ada kesan statis atau terkekang dalam satu definisi tertentu. Gaun yang melambai, mantel yang bisa dikenakan dengan berbagai cara, serta perpaduan antara unsur klasik dan modern mencerminkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah lemari pakaian bagi perempuan yang memahami bahwa feminitas bukan sesuatu yang bisa dibatasi—ia terus berevolusi, menyesuaikan diri dengan perjalanan yang dijalani.

Melalui koleksi ini, Chloé tidak sekadar berbicara tentang kompleksitas perempuan—ia mewujudkannya dalam setiap helai kain, dalam setiap potongan yang mengundang interpretasi, dalam setiap siluet yang menari di antara kekuatan dan kelembutan. Ini adalah mode yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga merefleksikan bagaimana perempuan benar-benar hidup dan bergerak di dunia modern.