Membuat translasi dari rancangan sebelumnya yang dramatis dan eksperimental, koleksi musim ini hadir dengan desain yang lebih cocok digunakan untuk sehari-hari.
Desainer Viktor & Rolf terkenal sebagai perancang busana avant-garde dengan koleksi yang berani dan seolah melawan norma-norma dalam berpakaian wajar. Musim ini, duo tersebut membuat sesuatu yang berbeda dari gaya mereka.
Untuk menyambut musim gugur dan musim dingin tahun ini, Viktor & Rolf membawa angin segar. Rancangan mereka diolah menjadi sesuatu yang dapat dikenakan sehari-hari, menciptakan deretan pakaian yang mempertahankan keunggulan kreasi eksperimental sambil memastikan fleksibilitas.
Koleksi siap pakai mereka mengambil inspirasi dari karya tahun lalu, hanya saja kali ini high-fashion dramatis mereka ditransformasi menjadi lebih kasual namun tetap menonjolkan sisi kerajinan yang saksama dengan detail yang rumit dan kaya akan tekstur.
Secara cermat koleksi ini menggunakan material seperti rumbai tulle yang halus. Secara halus, bahan tersebut terintegrasi pada koleksi ini. Untuk pertama kalinya, bahan denim pun digunakan. Material couture meningkatkan penampilan pada jaket dan jeans.
Palet warna bertransisi dari warna hitam, abu-abu, dan biru gelap yang dalam menjadi aksen warna putih, mint, dan denim biru langit yang lebih terang. Kain juga meningkatkan struktur dan fluiditas, dengan campuran satin sutra Italia, gabardine katun Jepang, jacquard bunga sutra-viskosa, dan rajutan mohair. Setiap pilihan tekstil mencerminkan kemampuan Viktor & Rolf untuk meningkatkan karya-karya yang sudah dikenal melalui keahlian pengerjaan.
Untuk outerwear, mereka berkolaborasi dengan Mackintosh, memperkenalkan tampilan yang presisi dan sopan. Kemitraan ini mengubah kerajinan tradisional menjadi siluet modern sehingga menghasilkan karya-karya seperti jaket berikat pinggang pendek. Berkat kolaborasi itu juga, pendekatan Viktor & Rolf terhadap mode fungsional dapat diperluas serta semakin memperkuat kemampuan adaptasi untuk koleksi mereka.