Seiring dengan semakin dekatnya momen Miss World 2026, perjalanan Audrey Bianca ditandai oleh ketahanan, keberanian, dan tekad.
Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca, mengarahkan pandangannya ke ajang Miss World 2026 dengan keanggunan yang melampaui mahkota yang dianugerahkan kepadanya—sebuah simbol bukan hanya kecantikan, tetapi juga kepercayaan, tanggung jawab yang besar, dan kebanggaan nasional. Mahkota yang dengan anggun diletakkan di kepalanya oleh Miss World 2025 Suchata Chuangsri dan Miss Indonesia 2024 Monica Kezia, menjadi pengingat akan suara yang ia wakili dan tujuan yang ia bawa.
Sejak usia sangat muda, Bianca, yang merupakan lulusan ilmu politik dan hubungan internasional, selalu bermimpi agar dapat mewakili Indonesia dan membawa perubahan yang lebih baik bagi negaranya. Kini, sambil mengemban nilai-nilai inti manner, impressive, smart, dan social (MISS), ia mempersiapkan diri untuk panggung global dan mahkota biru. Dalam persiapan yang matang, ia telah mengikuti berbagai kelas, seperti modeling, public speaking, akting panggung, pembentukan karakter, dan tari tradisional.
Beban gelar Miss Indonesia yang dipikulnya memang tak terbantahkan, namun ia menerima dan menjalaninya dengan sepenuh hati. Setiap kali tekanan terasa begitu berat, Bianca menenangkan diri dan perlahan mengingatkan dirinya akan tujuannya. “Bahkan dalam mimpi pun, saya tidak pernah membayangkan akan mendapat kesempatan untuk mewakili Indonesia di kancah internasional. Hal itu tidak pernah terlintas di benak saya,” ujarnya. “Jadi, jika aku merasa tertekan, aku mengingatkan diriku bahwa ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Selama aku menikmati prosesnya, tidak ada yang bisa aku lewatkan.
Tema utama kontes Miss World, ‘Beauty with a Purpose’, sangat selaras dengan keyakinan inti Bianca. Tentu saja, sebagai perwakilan negaranya, ia memandang kecantikan melampaui penampilan fisik. “Kecantikanmu harus memiliki tujuan. Apa pun hak istimewa yang kamu miliki, itu harus memberikan dampak positif bagi orang lain,” ujarnya, “Sebagai ratu kecantikan, kita sekarang adalah tokoh publik dan memiliki platform. Saya percaya dengan kekuatan itu, kita dapat lebih memperhatikan dan menyuarakan banyak masalah sosial yang mungkin tidak disadari orang lain.”

Ketika Bianca berbicara tentang kecantikan, definisinya melampaui sekadar estetika atau ajang kecantikan. Bagi Miss Indonesia 2025 ini, kecantikan sejatinya terletak pada aura. “Penampilan fisikmu diperkuat oleh auramu,” ujarnya dengan penuh semangat, “Kepercayaan diri saya memancarkan aura saya.” Selain itu, Bianca meyakini bahwa kecantikan tercermin dari cara seseorang memperlakukan dirinya sendiri, dengan menjaga kesehatan mental dan merawat diri.
Sepanjang perjalanannya di dunia kontes kecantikan, Bianca tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang paling dekat di hatinya. Sambil mengutamakan Tuhan dalam setiap langkahnya, Bianca melakukan segalanya dengan sepenuh hati sambil menikmati setiap prosesnya. Selain itu, nasihat ibunya juga menjadi panduan dalam perjalanannya. “Seorang wanita harus kuat, tangguh, dan adaptif. Ia harus menemukan kunci untuk setiap pintu dalam situasi apa pun dan bertahan melaluinya. Begitu ia menemukan jalan keluar, ia harus bersinar terang,” ujarnya.
Mencerminkan keanggunan dan hidup dengan tujuan, Bianca melihat perannya berkembang ke arah kepemimpinan yang akan membawanya ke ruang yang lebih luas dalam advokasi sosial dan pemberdayaan. “Saya benar-benar berharap, apapun yang saya lakukan setelah Miss Indonesia, saya dapat terus menyuarakan isu-isu sosial dan terus belajar,” kata sang beauty queen yang mewakili Indonesia, yang ingin menciptakan dampak yang abadi, membuktikan bahwa perjalanannya tidak hanya ditentukan oleh gelarnya, tetapi juga misinya dan niatnya.
Photo ISNU DWIMARTANTO
Styling BUNG BUNG MANGARAJA
Makeup HENDRIX_MUA using ARMANI BEAUTY
Hair SOMEBYSUNNY
Dress JESSIE GUNAWAN
Jewelry UBS GOLD





